EVALUASI PELAKSANAAN PEMBELAJARAN DARING

EVALUASI PEMBELAJARAN JARAK JAUH (PJJ) SMPN 2 MRANGGEN

Sejak merebaknya covid 19, maka semua aktifitas di semua sektor dibatasi termasuk sektor pendidikan di sekolah. Kegiatan yang melibatkan kerumunan masa tidak diperbolehkan. Demikian juga dengan sekolah tidak boleh menyelenggaran kegiatan belajar mengajar secara tatap muka.

Untuk mengatasi hal tersebut maka SMP Negeri 2 Mranggen menyelenggaran kegiatan belajar mengajar secara daring. Media yang digunakan adalah google classroom, google forms, WA, google meet dan Quiziss.

Jadwal kegiatan PJJ diatur setiap hari 3 mata pelajaran, dengan jadwal seperti yang sudah dimuat pada website ini pada tanggal 6 Agustus 2020.

Langkah-langkah sekolah dalam mempersiapkan pelaksanaan PJJ adalah :

  1. Menyelenggarakan pelatihan tentang pelaksanaan kegiatan belajar mengajar menggunakan google classroom bagi guru-guru mata pelajaran pada tanggal 30 Juni 2020.
  2. Membuat grup WA baik grup kelas maupun grup per mata pelajaran.

Media yang digunakan dalam melaksanakan PJJ di SMP Negeri 2 Mranggen diserahkan kepada masing-masing guru mata pelajaran. Guru bebas menggunakan media yang dipahami dan dikuasai untuk melaksanakan pembelajaran secara daring. Disamping itu guru dapat memilih media yang sesuai dengan materi atau mata pelajaran yang diampunya.

Sejak pelaksanaan PJJ secara daring media yang digunakan oleh guru-guru SMPN 2 Mranggen, adalah sebagai berikut :

  1. WA : 59 %
  2. Google classroom : 30 %
  3. Google meet : 4 %
  4. Google form : 4 %
  5. Quiziss : 3 %

Partisipasi peserta didik dalam mengikuti PJJ di SMP Negeri 2 Mranggen mencapai 65 % dilihat dari absensi/daftar hadir secara daring (google form) dan juga penyerahan tugas.

Rincian penyerahan tugas masing-masing mata pelajaran adalah :

  1. Pendidikan Agama : 50 %
  2. PPKn : 75 %
  3. Bahasa Indonesia : 50 %
  4. Matematika : 66 %
  5. IPA : 73 %
  6. IPS : 61 %
  7. Bahasa Inggris : 70 %
  8. Seni Budaya : 60 %
  9. Penjasorkes : 75 %
  10. Prakarya : 60 %
  11. Bahasa Jawa : 66 %
  12. BTQ/BGA : 50 %
  13. BK : 60 %
  14. TIK : 50 %

Hambatan dalam pelaksanaan PJJ di SMP Negeri 2 Mranggen antara lain :

  1. Peserta didik masih sulit/kurang memahami google classroom : 30 %
  2. Peserta didik kesulitan kuota atau Kuota terbatas : 35 %
  3. Tidak memiliki HP : 2 %
  4. Menggunakan HP ortu/saudara : 5 %
  5. Spesifikasi HP rendah/tidak support : 6 %
  6. Peserta didik kurang berminat : 9 %
  7. Gangguan sinyal (sinyal lemah) : 9 %
  8. Peserta didik terlambat menyerahkan tugas : 3 %
  9. Peserta didik mengeluh terlalu banyak tugas : 1 %

Untuk mengatasi hambatan-hambatan tersebut di atas maka SMP Negeri 2 Mranggen mengambil langkah-langkah sebagai berikut :

  1. Peserta didik yang mengalami kesulitan dalam mengakses dan mengerjakan tugas dalam google classroom dibuatkan panduan / tutorial mengikuti kelas di google classroom yang kemudian di share pada grup WA kelas.
  2. Sekolah memberikan subsidi kuota data kepada guru sebesar Rp 60.000,- / bulan
  3. Sekolah memberikan subsidi kuota data kepada siswa sebesar Rp 20.000,-.
  4. Menyampaikan himbauan kepada orang tua pada rapat pleno komite untuk mendampingi anaknya saat belajar daring di rumah.
  5. Peserta didik diberi kesempatan untuk bertanya tentang materi-materi yang sulit kepada guru melalui WA, google classroom maupun google forms.

Demikian permasalahan yang dihadapi oleh SMP Negeri 2 Mranggen dalam melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) pada awal Tahun Pelajaran 2020/2021 ini. Semoga ke depannya pelaksanaan ini dapat lebih lancar dan dapat diikuti dengan lebih baik oleh seluruh peserta didik.

..