Kelas VII 19 Agustus 2020

MATEMATIKA

 

BAB 2

        HIMPUNAN

  1. Mengenal Himpunan
    1. Pengertian Himpunan

Himpunan adalah kumpulan benda-benda dan unsur-unsur yang didefinisikan dengan jelas dan juga diberi batasan tertentu.

Contoh:

  1. Kumpulan nama kabupaten di Jawa Tengah, misalnya Kebumen, Banjarnegara, Sukoharjo, dan Karanganyar. Kumpulan nama kabupaten di Jawa Tengah merupakan himpunan karena setiap disebut nama kabupaten di Jawa Tengah maka kabupaten itu pasti termasuk dalam kiumpulan tersebut.
  2. Kumpulan wanita cantik bukan himpunan karena penilaian cantik antara yang satu dengan orang yang lain berbeda-beda atau bersifat relatif. Dengan kata lain, kumpulan wanita cantik tidak dapat didefinisikan dengan jelas.
  3. Notasi dan Keanggotaan Himpunan

Suatu himpunan biasanya dilambangkan dengan huruf kapital, misalnya A, B, C, ... ,Z. Adapun benda atau objek yang termasuk dalam himpunan tersebut ditulis dengan menggunakan pasangan kurung kurawal

 

Setiap benda ( objek ) yang termasuk dalam suatu himpunan disebut dengan anggota himpunan. Lambang anggota atau elemen ditulis “  “. Adapun setiap benda ( objek ) yang tidak termasuk dalam himpunan dikatakan bukan anggota himpunan. Lambang bukan anggota himpunan atau bukan elemen ditulis  . Banyak anggota suatu himpunan A ditulis dengan notasi n(A).

   Contoh:

A =

1 anggota A ditulis 1A

5 anggota A ditulis 5 A

2 bukan anggota A ditulis 2 A

Banyak anggota A ada 5 sehingga ditulis n(A) = 5

  1. Suatu himpunan dapat dinyatakan dengan tiga cara seperti berikut.
    1. Metode deskripsi, yaitu dengan cara menyebutkan semua syarat/sifat keanggotaannya.

Contoh:

P adalah himpunan bilangan asli kurang dari 10.

A =

  1. Metode tabulasi ( roster ), yaitu dengan mendaftar/menyebutkan anggota-anggotanya.

Contoh:

P adalah himpunan bilangan asli kurang dari 10.

P =

  1. Metode bersyarat ( rule ), yaitu dengan notasi pembentuk himpunan. Metode ini sebenarnya sama dengan metode deskripsi, tetapi pada metode ini anggota himpunan dinyatakan dengan suatu peubah, misalnya x dan y.

Contoh:

P adalah himpunan bilangan asli kurang dari 10.

P =  dibaca P adalah himpunan x sedemikian sehingga x kurang dari 10, sedangkan x anggota bilangan asli.

  1. Macam-Macam Himpunan

Berdasarkan banyak anggotanya, himpunan dibedakan menjadi 3, sebagai berikut.

  1. Himpunan berhingga adalah suatu himpunan yang jumlah anggotanya dapat dihitung.

Contoh:

A =

B =

C =

  1. Himpunan tak berhingga adalah suatu himpunan yang jumlah anggotanya tidak dapat dihitung atau tidak terbatas ( tak berhingga ).

Contoh:

P =

Q =

R =

  1. Himpunan kosong adalah himpunan yang tidak mempunyai anggota dan diberi lambang  atau .

Contoh:

D =  ditulis D =  atau D =

E =  ditulis D =  atau D =

F =  ditulis F =  atau F = .

                5.Kardinalitas Himpunan

                Kardinalitas dari sebuah himpunan A adalah banyaknya elemen atau anggota dari   himpunan A.Kardinalitas himpunan A dinyatakan dengan n(A).

Contoh:

A     =

     =

n(A)=4

 

PENJASORKES

PEMBELAJARAN  KLS VII KE 5

A. Pendahuluan

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarokatuh

Selamat Siang Anak anak mari kita awali pembelajaran.

1.  Berdoa

2.  Presensi

B.Inti

Permainan Sepakbola ke 2

Materi

Macam macam gerak spesifik permainan sepakbola

1.  Menendang Bola ( Passing )

2.  Menahan Bola (traping)

3.  Menggiring Bola (Dribbling)

4.  Gerak spesifik menipu

5.  Menyundul Bola (Heading)

6.  Merebut Bola ( tacking)

7.  Gerak lemparan kedalam( Throw- in)

 

 

C.  Penutup

Tugas

1.  Jelaskan cara melakukan  gerak spesifik dalam permainan sepakbola dibawah ini

a.  Cara menendang bola

b.  Cara menahan bola

  1. Cara menggiring bola

d.  Cara menyundul bola

 

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarokaatuh